Text
Tanah Surga Yang Terluka : Memoar Perjalanan Perempuan Indonesia Pertama Ke Gaza
Sebuah dataran lapang, bersuhu 23 derajat celcius, terasa sejuk oleh embusan angin tipis di antara kebun kurma, zaitun, dan anggur yang ada di setiap sudut kota. Aroma wangi dari setiap pohon lemon begitu nikmat tercium. Gadis-gadis kecil berjalan riang diiringi anak lelaki. Sesekali mereka menepi ketika kereta himar pengangkut hasil panen lewat. Di setiap sudut kota ini, hampir setiap orang menebar senyum dan salam pada siapa pun, berangkulan dalam suasana kekeluargaan penuh kebahagiaan. Kota ini laksana surga yang sangat didambakan setiap insan. Subhanallah, dataran kota ini begitu indah. Jika Anda membayangkan kota ini berada di Eropa, Anda salah! Tempat ini justru berada di tanah yang tak lekang dengan pertumpahan darat. Surga itu adalah Gaza!
| A0994 | 910.4 EMM t C.4 | Perpustakaan Sekolah Cendekia BAZNAS (900) | Tersedia |
| A0588 | 910.4 EMM t C.3 | Perpustakaan Sekolah Cendekia BAZNAS (900) | Tersedia |
| A0097 | 910.4 EMM t | Perpustakaan Sekolah Cendekia BAZNAS (900) | Tersedia |
| A0098 | 910.4 EMM t C.1 | Perpustakaan Sekolah Cendekia BAZNAS (900) | Tersedia |
| A0099 | 910.4 EMM t C.2 | Perpustakaan Sekolah Cendekia BAZNAS (900) | Tersedia |
| A1791 | 910.4 EMM t C.5 | Perpustakaan Sekolah Cendekia BAZNAS (900) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain