Text
Pola Dakwah Di TV Nasional Dan Respon Masyarakat Lokal
Setiap pendekatan yang digunakan dalam paket dakwah memiliki kelebihan dan kekurangannya. Pendekatan konvensional memiliki kelebihan karena mampu memenuhi kebutuhan spiritual-emosional audien secara langsung dengan dialog interaktif dibandingkan dengan pendekatan sisipan yang sekedar menyuguhkan pesan aktual. Kekurangannya karena dalam pendekatan ini terkesan menggurui, dan dari setting indoor yang terasa membosankan. Sementara kelebihan pendekatan sisipan di samping setting yang di luar ruangan, terkesan tidak menggurui, alur berjalan bagaikan sebuah tayangan film. Kekurangannya tidak bisa berinteraksi dengan audien secara langsung.
Selain itu, paket dakwah di televisi belum mampu melepaskan diri dari penggunaan simbol keagamaan yang bersifat verbal, belum berorientasi kepada penyampaian pesan yang bersifat substantif. Pengemukaan simbol agama (ayat-ayat dan atau matan hadits) ini masih dilakukan nampaknya untuk membedakannya dengan paket siaran lainnya, artinya sebagai identitas wacana paket dakwah, yang lebih dimaksudkan sebagai penguat bagi narasumber dalam menyampaikan pesan-pesan dakwahnya, dan sekaligus untuk memantapkan terhadap audien.
| A1228 | 297.74 MAR p C.2 | Perpustakaan Sekolah Cendekia BAZNAS (200) | Tersedia |
| A0495 | 297.74 MAR p C.1 | Perpustakaan Sekolah Cendekia BAZNAS (200) | Tersedia |
| A0469 | 297.74 MAR p | Perpustakaan Sekolah Cendekia BAZNAS (200) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain