Text
Sistem Perkawinan Di Sulawesi Selatan Dan Sulawesi Barat
Penelitian sistem perkawinan berbagai kelompok etnik di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat oleh Balai Litbang Agama Makassar merupakan suatu upaya yang besar artinya dalam pengkajian dan pelestarian sistem budaya lokal. Sistem budaya lokal ini merupakan modal sosial yang jika direvitalisasi akan membawa dampak besar bagi pengembangan budaya nasional. Perkawinan menduduki posisi penting dalam kehidupan manusia, karena dianggap suatu masa peralihan dari masa remaja ke masa dewasa. Orang Bugis, Makassar, dan Mandar, menganggap peralihan ini bukan saja dalam arti biologis, yaitu adanya tanggung jawab bagi kedua orang yang mengikat perkawinan itu terhadap masyarakatnya. Oleh karena itu, perkawinan dianggap suci dan harus dilakukan dengan penuh khidmat dan kebanggaan.
| A0625 | 297.577 ABD s | Perpustakaan Sekolah Cendekia BAZNAS (200) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain