Text
Benny Moerdani
Raut mukanya yang keras dan pembawaannya yang tenang memang memberikan kesan menakutkan bagi orang lain terhadap L.B. Moerdani. Apalagi karena ia memang sedikit berbicara, seperlunya saja. Kesan ini yang mula-mula dirasakan ketika bertemu jenderal berbintang empat tersebut, sewaktu ia masih menjadi Panglima ABRI di Tahun 1984. Namun kesan itu segera hilang ketika ia menunjukkan pengertian atas apa yang saya kemukakan wkatu itu, lebih dari apa yang umumnya dapat diharapkan dari pejabat setingkat dia.
Dari buku biografi yang ada di tangan pembaca ini, menjadi jelas bahwa wajah ganda-sisi (multifaceted) dari kepribadian L.B. Moerdani memang menampakkan bagian integral dari kehidupannya sebagai anak manusia dan sekaligus sebagai seorang militer. Wajar saja ia mula-mula ikut bergerilya tanpa tahu arah tujuan keikutsertaannya itu, karena memang demikianlah sosok anak manusia di jaman revolusi pada usianya waktu itu.
| A0825 | 923.5 JUL b | Perpustakaan Sekolah Cendekia BAZNAS (900) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain