Text
Mungkin Puisi
“Membaca Panji adalah membaca puisi: misteri kata-kata dalam selaput makna;
tipis lembut bagai pengalaman namun memasukinya menjebakkan perasaan.”
—Chandra Malik
"Diksi-diksi Panji begitu menyentuh inti hati, kadang bikin senyum-senyum sendiri, menangis, dan tertampar bertubi-tubi."
—Haidar Bagir
| A2266 | 811 PAN m | Perpustakaan Sekolah Cendekia BAZNAS (800) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain